KUBURAN BATU LEMO

Kuburan batu Lemo terletak di desa (lembang) Lemo kecamatan Makale Utara sekitar 12 km sebelah selatan Rantepao atau 6 km sebelah utara Makale dengan ketinggian 848 mdpl dengan posisi koordinat S 03°02’29.3” dan E 119°52’39.3”.

Dinamai Lemo Karena beberapa model liang batu itu berbentuk bundar dan berbintik-bintik menyerupai buah jeruk atau limau. Kuburan-kuburan batu itu disebut juga sebagai liang paa’ (gua yang dipahat).

Alam sekitar Lemo

Kuburan batu lemo diperkirakan dibuat pada abad ke-16 dan merupakan kuburan tertua kedua di Toraja, adapun yang merupakan kuburan tertua adalah Songgi Patalo.

Ada 75 lubang pada dinding cadas. Beberapa di antaranya memiliki patung-patung berjajar yang disebut tau-tau. Patung-patung itu adalah lambing kedudukan sosial, status, dan peran mereka semasa hidup sebagai bangsawan setempat.

Kuburan Batu Alam Lemo

Selain kuburan batu ada juga kelompok pemberdayaan masyarakat sekitar kuburan Batu Lemo yang terdiri dari 3 kelompok meliputi kelompokPemahat, kolompok Tari dan Kelompok Manik-manik. Wisatawan dapat melihat proses pembuatan patung, dan manik-manik bahkan dapat belajar membuat manik-manik sendiri dibantu oleh pengrajin dilokasi ini.Lemo_pengerajin tau-tau

Lemo_pengerajin manik-manik

Share on Facebook0Email this to someoneTweet about this on Twitter0Share on Google+0Print this page

One comment

Leave a Reply